WELCOME TO MY BLOG

Sabtu, 01 Februari 2014

Liburan ke Jawa Timur


Hai! Saya akan menceritakan sedikit tentang liburan saya ke Jawa Timur tanggal 26 Desember sampai 1 Januari 2012. Saat itu, saya bersama keluarga besar saya berlibur ke Jawa Timur. Kami berangkat menggunakan pesawat dari Bandung ke Surabaya. Selama di Jawa Timur, kami pergi ke Malang, Batu, Bromo, Surabaya, dan lain-lain. Kami menghabiskan 3 hari di Malang. Selama di Malang, kami menyewa villa. Saya sekamar dengan cici Amanda, cici Jane, cici Vania, cici Novita, dan cici Ria. Pada hari pertama di Jawa Timur, kami hanya menghabiskan waktu untuk makan, dan juga perjalanan dari Surabaya ke Malang. Karena capek, keluarga kami yang lain sudah tertidur sejak jam 11 malam. Tetapi berbeda dengan suasana kamar kami. Kami baru tidur pukul 2 subuh. Kami perang bantal, berbagi cerita, dan juga bermain bersama.
Esoknya, saya, cici Amanda, cici Jane, cici Vania, cici Novita, dan cici Ria bangun pukul 6 pagi. Kami cuci muka, sikat gigi, lalu mengganti piyama kami dengan baju renang. Kami berenang kurang lebih sekitar 2 jam. Setelah itu, kami mandi. Setelah itu, kami menonton TV sebentar, lalu memasak telur dadar untuk sarapan. Kira-kira pukul 11, kami pergi dari villa dan pergi bermain ke "Kampung Kids". Di sana, kami bermain bermacam-macam permainan. Mulai dari lomba keong, memancing, menghias donat, memetik tanaman, menggoreng tahu, dan sebagainya.
Setelah selesai bermain di Kampung Kids, kami kembali ke villa. Sesampainya di villa, kami mengganti pakaian kami dengan baju renang, kemudian berenang bersama. Kami lomba renang, dan bermain air bersama.
Berenang bersama
Masih di Malang, keesokan harinya, kami pergi ke Jatim Park 2. Di sana, banyak sekali permainan. Sebelum bermain, kami mengambil gambar di depan patung "orang utan".
Foto bersama
Setelah itu, kami melihat-lihat hewan di sana. Mulai dari ular, burung hantu, berbagai macam burung lainnya, dan juga berbagai macam ikan.
Di sana, kami juga bermain perang laser. Karena jumlah kami terlalu banyak, kami di bagi menjadi 3 group. Setiap group beranggotakan 5 orang. Kelompok 1 adalah kelompok saya. Di mana anggotanya adalah saya, cici Vita, cici Amanda, cici Jane, dan cici Vania. Kelompok 2 adalah Michael, Denis, Derwin, Devin, dan Andreas. Dan kelompok terakhir adalah kelompok di mana anggotanya adalah orang-orang yang sudah dewasa. Anggotanya adalah cici Sita, Om Uli, Om Indra, Koko Ivan, dan cici Ria.
The Girls Team
 Setelah bermain perang laser, kami kembali ke villa untuk makan malam.
Pada tanggal 29, kami melanjutkan liburan di Bromo. Kami menginap di villa dekat bromo. Malamnya, kami hanya tidur selama 1 jam. Karena pada pukul setengah 2, kami sudah harus bangun dan bersiap-siap untuk melihat matahari terbit di Bromo. Kira-kira pukul 2, kami berangkat ke Bromo. Sesampainya di Bromo, kami mendaki gunung. Setelah cukup lama mendaki, kami merasa lelah. Akhirnya, kami menggunakan kuda ke atas. Setelah melihat matahari terbit, kami bermain sebentar di Bromo, lalu dilanjut ke bukit Teletabis di dekat bromo. Di sana, kami bermain dan berfoto-foto.
Bukit Teletabis
Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Di sana, kami menginap 1 malam. Pada tanggal 30, kami "DINNER CRUISE" di kapal. Di kapal, kami menonton pertunjukan sulap, dan ada berbagai games.
Tanggal 31, kami menuju ke Tuban. Di sana, kami menginap 1 malam di Kelenteng. Karena di depan kelenteng tersebut ada pantai, sorenya kami bermain di pantai tersebut.
Malamnya, kami merayakan tahun baru bersama.
Malam tahun baru
Esoknya, kami sarapan di kelenteng itu juga. Setelah itu, kami bersiap-siap untuk pulang. Sebelum pulang, tentunya kami mengambil gambar di kelenteng itu terlebih dahulu.
Kelenteng
Setelah mengambil foto, kami makan siang. Lalu menuju bandara untuk pulang.

Liburan ini sungguh tidak terlupakan! Apalagi, dihabiskan dengan sepupu-sepupu yang hanya bertemu 1 tahun sekali!

Jumat, 31 Januari 2014

My 12th Birthday (2)

Sesampainya di atas, awalnya kami ingin menaiki perosotan yang bernama "Octopus" terlebih dahulu. Tetapi kami membayangkan jika kami sudah sampai bawah dan harus kembali ke atas lagi untuk naik perosotan yang bernama "Tornado" Karena tidak mau menyiksa diri lagi, kami memutuskan untuk naik perosotan yang bernama "Tornado" terlebih dahulu. Perosotan ini dinamakan Tornado karena bentuknya yang berputar-putar. Untuk menaikinya, kami harus punya nyali yang cukup kuat. 
Pada permainan ini, satu ban dinaiki oleh 3 orang. Saya menaikinya bersama Edwina dan cici Jane. Kami meluncur setelah William, Andreas, dan Denis meluncur terlebih dahulu. Tibalah giliran kami untuk meluncur. Penjaga memberi aba-aba pada kami, lalu mendorong ban kami. 
Kami sampai di bagian "TORNADO" dari permainan itu. Kami terputar-putar dan seperti melayang. Kami sangat kaget, bahkan berteriak saat itu. Karena kami kira kami akan jatuh. 
Setelah sampai di bawah, kami berdiam sesaat di atas ban, lalu kembali naik ke atas untuk naik lagi.
Ya, kami sangat ketagihan. 
Setelah 3 kali naik Tornado, kami turun ke bawah dan naik "Octopus" Di permainan ini, kami menggunakan papan luncur. Karena capek, saya hanya bermain ini sebanyak 1 kali. 
Setelah itu, kami mengganti pakaian renang kami dengan baju biasa. Selesai ganti baju, kami pergi ke tempat makanan untuk makan siang. Sebelum pergi, saya, Edwina, cici Jane, dan Devin kembali berpose di depan ember tadi.
Sebelum ke tempat makan
Di tempat makan, kami memesan makanan. Sambil menunggu makanannya datang, kami berbincang-bincang sambil bercanda. Tak lama, makanan yang kami pesan datang.
Menu makan siang
Setelah makan siang, saya, Edwina, dan Devin (adik saya) jalan-jalan mengelilingi kampung gajah. Kami memutuskan untuk berfoto-foto untuk kenang-kenangan. Kebetulan, kami menemukan tempat yang bagus dan segar.
Edwina-Ranita

Devin-Edwina

Ranita-Edwina
Setelah cukup puas berfoto-foto, kami kembali ke tempat makan tadi. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke PVJ. Malamnya, kami makan malam di Duck King, PVJ. Setelah makan malam, kami mengambil gambar di depan Duck King sebelum akhirnya kami pulang.
Duck King
Bagi saya, ini adalah ulang tahun yang sangat menyenangkan!

My 12th Birthday

Pada tanggal 29 Maret 2013, saya berulang tahun yang ke 12. Saya bersama papa, mama, ke-3 adik saya, Edwina, William, dan Tiffani, cici Jane, dan Andreas pergi ke Kampung Gajah di Lembang. Kami berangkat sekitar pukul 8 pagi dari rumah. Pertama kali datang, kami main ATV. Saat itu, saya agak ragu untuk naik ATV. Karena lintasannya agak seram bagi saya. Tetapi, pada akhirnya saya ikut karena penasaran. Pada awalnya, saya sempat menabrak batas lintasan.
Setelah main ATV, kami pergi ke wahana permainan 4D. Kami masuk ber-enam dan duduk di kursi lalu memakai kacamata 4D. Kami memilih film Rollercoaster 2. Ramai sekali filmnya, kami merasa seakan-akan kami-lah yang naik Rollercoaster. Film kedua adalah film monster, yang menakutkan menurut saya. Sepanjang film itu di putar, Edwina yang duduk di sebelah saya tidak henti-hentinya berteriak karena ketakutan. 

Sudah puas bermain, kami menuju wahana water boom dengan mobil yang disediakan kampung gajah. Wahana water boom ini berada di daerah atas kampung gajah. 
Sebelum ganti baju dan main air, kami bermain scooter terlebih dahulu. Wahana scooter itu tak jauh dari wahana water boom. Setelah itu, barulah kami berganti pakaian renang. Setelah berganti baju dan memakai sun block, kami menuju wahana water boom. Karena cuaca pada saat itu sangat panas, jalan pun menjadi sangat panas. Itu membuat kami cepat-cepat lari karena tidak kuat terlalu lama.
Setelah melakukan perjuangan yang cukup panjang, kami sampai di wahana water boom. Adik-adik saya dan saudara-saudara saya menciprati saya dengan air. Lalu, kami menunggu di bawah ember besar menunggu airnya tumpah. 
Saya tidak sabar menunggu ember itu tumpah. Karena ukurannya besar, butuh waktu lama untuk mengisi ember itu. Setelah menunggu agak lama, akhirnya air di dalam ember itu pun tumpah mengenai kami semua.
Air dalam ember tumpah
Dingin sekali airnya! Setelah basah kuyup terguyur ember raksasa, kami naik ke tangga perosotan. Tak lupa, kami pun berpose
Kami bermain di kolam kecil ini cukup lama. Setelah merasa bosan, kami pergi ke tempat lain. Dan kami menemukan kolam ombak. Kami pun masuk ke dalam kolam ombak. Kami menunggu cukup lama. Karena ombaknya tidak selalu ada. Hanya beberapa waktu ombak itu ada.
Akhirnya, ombak pun dinyalakan dan kami semua terombang-ambing. Tak disangka, ombaknya cukup besar. Kami harus berpegangan erat pada ban agar tidak terbawa arus. Meski begitu, kami senang berada di kolam ombak.
Kolam Ombak
Setelah cukup lama bermain di kolam ombak, Kami pun keluar dari kolam ombak dan kembali berjalan-jalan.
Kami melihat perosotan perosotan besar. Merasa tertarik, kami pun pergi ke sana. Tetapi, yang terjadi adalah.... Rasa panas kembali menyiksa kaki kami! Lantainya panas sekali. Untungnya, karena salah satu permainan perosotannya ada yang menggunakan papan busa, kami mengambil papan itu. Jika kaki kami terasa panas, kami akan menaruhnya di kaki kami, lalu berjalan lagi.

Kesenangan Untuk Menghapus Kesedihan

Pada tanggal 8 April 2012, saya, Edwina,William, Michelle, dan Mikha mewakili sekolah lomba olimpiade matematika tingkat nasional. Lomba itu dilaksanakan di Bogor. Kami berangkat pukul 5 pagi ditemani oleh Pa Andreas, guru kami. Kami sampai di sana kira-kira pukul 10 pagi. Kami langsung menuju ruangan lomba. Setelah mendengar pengarahan, lomba akhirnya dimulai. Setelah selesai lomba, kami berlima jalan-jalan sambil menunggu pengumuman. Setelah 2 jam, akhirnya pengumuman pun dibacakan. Kami sedih karena tidak bisa membawa pulang piala setinggi 2 meter. Ya, kami kalah.
Kami pun keluar dari area lomba. Kami tidak mau langsung pulang. Melainkan, saya, Michelle, Edwina, dan William minta untuk bermain terlebih dahulu ke Kebun Raya Bogor. Di sana, kami bermain, keliling-keliling, dan bercanda bersama.

Kami juga melihat-lihat berbagai tumbuhan yang ada di sana. Tetapi sayangnya, pada saat itu, bunga Rafflesia sedang tidak mekar.
Kami juga masuk ke dalam museum. Kami melihat berbagai macam fosil disana. Salah satunya adalah fosil paus biru.


Tak terasa, sudah 4 jam kami bermain di Kebun Raya Bogor. Kami pun segera pulang ke kota kami.

Kamis, 30 Januari 2014

Hadiah Ulang Tahun yang tak Terlupakan

Pada waktu saya duduk di kelas 4 SD, saya diminta untuk mewakili sekolah lomba matematika berjenjang di mana pesertanya adalah siswa-siswi kelas 5 SD dari tiap sekolah. Dengan dipenuhi keraguan, akhirnya saya memberanikan diri untuk mengikuti lomba tersebut. Di tingkat gugus dan kecamatan, saya berhasil menjuarai lomba tersebut. Hingga akhirnya saya lolos ke tingkat kabupaten.
Tibalah hari lomba tersebut. Pada babak penyisihan, saya menemui beberapa kendala menyelesaikan soal-soal lomba tersebut. Sementara saya melihat peserta lain mengerjakan soal dengan wajah tenang. Di saat itu, saya putus harapan dan merasa sangat sedih dan kecewa hingga saya meneteskan air mata.
Tak disangka, saya masuk ke babak final di urutan ke-2. Saya terkejut sekaligus senang dan bertekad untuk bisa memenangkan lomba ini. Saya maju ke babak final dengan rasa percaya diri yang mulai tumbuh.
Dengan penuh ketegangan, saya menjalani babak final tersebut dalam bentuk cerdas cermat. Serentet pertanyaan terlontar. Dan tak terasa waktu lomba berakhir.
Dengan penuh ketegangan, saya memalingkan wajah ke papan skor. Saya senang bukan kepalang karena ternyata saya mendapat skor tertinggi.
Bagi saya, itu adalah hadiah ulang tahun yang tak terlupakan. Ulang tahun ke 10 yang dipenuhi dengan bermacam rasa. Mulai dari ketakutan, kesedihan, kekecewaan, ketegangan, dan kegembiraan yang amat sangat. Terutama pada saat penerimaan piala, guru-guru dan kakak kelas yang menyaksikan menyanyikan lagu selamat ulang tahun, diikuti oleh peserta yang lain dan juga panitia yang hadir di sana. Dan kejutan selanjutnya yang saya dapat dari panitia adalah ada seorang panitia yang secara spontan memberikan sejumlah uang sebagai hadiah ulang tahun.
Penerimaan Piala


Jumat, 24 Januari 2014

Hari terakhir Sarasehan GABI XI

Pada tanggal 21-23 Juni 2013 lalu, saya mengikuti acara Sarasehan GABI yang ke sebelas. Sarasehan GABI ini adalah acara, di mana acaranya adalah 10 vihara se-Jawa Barat. Acara ini merupakan acara rutin setiap tahun. Sarasehan GABI ke 11 ini, ditempatkan di Cianjur. Saya akan menceritakan hari ke 3. Pada hari ke 3 acara Sarasehan GABI, tepatnya tanggal 23, kami melakukan banyak sekali acara. Mulai dari pukul 6 pagi yang diawali dengan kebaktian. Setelah kebaktian, acara selanjutnya adalah senam pagi pada hari ke-3 ini dipimpin oleh Banthe Joti. Setelah itu, kami semua sarapan. Menunya adalah jamur, sayur bayam, dan capcai. Setelah itu, acara yang paling dinanti-nanti pun tiba. Acara yang kami nanti-nanti itu tak lain adalah Game-game. Di sini, kami dibagi menjadi beberapa kelompok, di mana setiap kelompok terdiri dari anak-anak dari vihara berbeda. Agar kami mendapat teman baru.
Kelompok saya
Saya mendapat kelompok 11. Di kelompok saya, yang menjadi mentornya adalah Ko Ricky dan Ko Jopa. Pada acara game ini, kami harus mengunjungi beberapa pos yang pada setiap pos, kami akan mendapat permainan yang berbeda. Salah satu pos yang paling menarik adalah pos 2. Pos 2 ini dinamakan "POS MUKA JELEK". Di sini, 2 kelompok akan maju berlawanan untuk menunjukkan muka jeleknya. Siapa yang paling jelek mukanya, kelompoknya lah yang menang.
Ini adalah lawan kelompok saya.
Pos yang tidak kalah menariknya adalah pos 3. Di sana, kami harus menyebrangi dua tempat menggunakan koran, di mana kakak-kakak panitia menjadi ikan-ikan yang akan menghancurkan koran kami. Pada akhirnya nanti, koran kami yang tersisa harus digunakan untuk membuat sebuah topi yang persis seperti yang diminta kakak-kakak panitia. Untuk itu, supaya korannya tidak hancur, kami harus menyebrang dengan hati-hati dan berusaha agar koran itu terisi oleh kelompok kami.
Ini topi kelompok saya.
Setelah acara game selesai, kami melanjutkan acara dengan foto bersama sebelum pulang.
Setelah itu, dilanjutkan dengan penutupan acara dan pembagian hadiah. Lalu pulang.

Sabtu, 18 Januari 2014

Liburan ke Pulau Penyu dan Tanjung Benoa

Pada liburan natal lalu, saya bersama keluarga saya, serta sepupu saya berlibur ke Bali. Pada tanggal 22 Desember, kami mengunjungi Pulau Penyu dan Tanjung Benoa. Di Pulau Penyu, kami bisa melihat penyu-penyu yang beragam usia. Mulai dari yang baru menetas hingga yang sudah puluhan tahun. Di sana, kami mencoba mengangkat penyu-penyu yang usianya tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Di Pulau Penyu, kami juga melihat berbagai hewan lainnya. Ada elang laut, kelelawar, ular, dan hewan lainnya.
Pulau Penyu
Setelah berkunjung ke Pulau Penyu, kami pergi ke Tanjung Benoa. Di Tanjung Benoa, kami bermain banana boat, donat, sea walking, dan flying fish. Saat bermain banana boat, adik saya menangis karena dijahili oleh pegawainya. Kami semua tertawa melihat adik saya yang begitu mudah percaya dengan pegawainya. Setelah bermain banana boat, kami bermain donat. Setelah itu, kami akan bermain sea walking. Di sana, kami akan menyelam dan memberi makan ikan-ikan di dalam laut. Untuk pergi ke tempat sea walking, kami harus naik perahu terlebih dahulu. Setelah sampai, kami diberi penjelasan-penjelasan tentang sea walking. Setelah diberi penjelasan, kami mulai menyelam. Karena jumlah kami terlalu banyak, jadi kami dibagi menjadi 2 kelompok. Masing-masing terdiri dari 4 orang. Saya termasuk ke dalam kelompok 2.
Sea Walking
Saat masuk ke dalam air, telinga kami terasa sakit karena tekanan udara yang berbeda dengan di darat. Tetapi, setelah agak lama, kami mulai tenang dan telinga kami tidak terlalu sakit. Di dasar laut, kami melihat berbagai macam ikan, anemon laut, dan bintang laut. Kami bisa memberi makan ikan di dalam sana. Sesudah sea walking, kami kembali ke pantai dan bermain flying fish. Setelah itu, kami makan siang, karena terlalu asik bermain, kami tidak sadar kalau ternyata jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Kami pun makan, ganti baju, lalu melanjutkan ke tempat tujuan kami selanjutnya.

Kamis, 09 Januari 2014

First Post

Hai! Saya Ranita, saya sekolah di SMPK 1 BPK Penabur Bandung. Ini post pertama saya!